AMD Buat Handheld Gaming High-End Jadi Usang Dalam Waktu Singkat
Pasar PC gaming genggam saat ini menawarkan beragam pilihan menarik, seperti Steam Deck, MSI Claw, dan Lenovo Legion Go. Namun, bagi Anda yang berencana untuk membeli salah satu perangkat tersebut, ada baiknya untuk mempertimbangkan kembali jika perangkat yang Anda pilih ditenagai oleh AMD Ryzen Z1 Extreme APU. Laporan terbaru menunjukkan bahwa dukungan untuk perangkat ini mungkin tidak akan bertahan lama.
Dukungan Driver yang Mengkhawatirkan
Menurut laporan dari Tom’s Hardware, pengguna handheld dan produsen perangkat keras mulai melaporkan bahwa AMD mungkin telah menghentikan dukungan untuk Ryzen Z1 Extreme APU setelah hanya dua setengah tahun sejak peluncurannya. Hal ini berdampak pada sejumlah PC gaming genggam kelas atas yang menjalankan Windows 11, termasuk ASUS ROG Ally, ROG Ally X, dan Lenovo Legion GO. Jika kabar ini benar, perangkat-perangkat tersebut tidak akan lagi menerima pembaruan driver di masa mendatang.
Konfirmasi dari Dukungan Lenovo
Dalam sebuah interaksi di komunitas dukungan Lenovo di Korea, seorang perwakilan mengungkapkan bahwa tidak ada rencana untuk merilis driver baru untuk model Legion Go yang asli. Selain itu, beberapa pengguna di Reddit juga melaporkan bahwa perangkat mereka sudah beberapa bulan tidak mendapatkan pembaruan driver baru. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan pengguna tentang masa depan perangkat mereka.
Dampak Terhadap Pengalaman Gaming
Jadi, apa artinya semua ini bagi para gamer yang memiliki handheld yang terpengaruh? Meskipun Anda masih dapat memainkan game di perangkat Anda, pengalaman bermain mungkin akan terganggu. Tanpa pembaruan driver, Anda akan kehilangan optimasi yang biasanya tersedia pada hari peluncuran game besar. Akibatnya, risiko terjadinya crash dan performa yang buruk akan meningkat.
Alternatif untuk Memperpanjang Umur Perangkat
Bagi Anda yang khawatir tentang masa depan handheld gaming PC Anda, ada alternatif yang bisa dipertimbangkan. Anda dapat mencoba mengganti sistem operasi Windows dengan sistem operasi berbasis Linux, seperti SteamOS atau Bazzite. Sistem operasi ini menggunakan driver open-source yang tidak bergantung pada dukungan AMD, sehingga dapat memberikan solusi yang lebih stabil untuk gaming di handheld Anda.
Dengan berbagai pilihan dan tantangan yang ada, penting untuk melakukan riset sebelum memutuskan untuk membeli perangkat PC gaming genggam. Pastikan untuk mempertimbangkan semua faktor, termasuk dukungan jangka panjang dan pembaruan yang akan datang. Dengan informasi yang tepat, Anda dapat memilih perangkat yang sesuai dengan kebutuhan gaming Anda.
Sumber: https://www.androidauthority.com/windows-11-handheld-pcs-lose-driver-support-3643597/




