Asus Menanggapi Isu Tentang Masa Depan Smartphone
Baru-baru ini, beredar kabar bahwa Asus tidak akan meluncurkan smartphone baru di tahun ini. Meskipun sebelumnya perusahaan belum memberikan konfirmasi resmi mengenai isu ini, mereka akhirnya memberikan penjelasan yang lebih jelas terkait nasib bisnis smartphone mereka.
Pernyataan Resmi dari Jonney Shih
Dalam acara gala akhir tahun yang diadakan di Taipei, Taiwan, Jonney Shih, Chairman Asus, mengonfirmasi bahwa perusahaan tidak memiliki rencana untuk merilis ponsel baru dalam waktu dekat. Hal ini menunjukkan bahwa tidak akan ada peluncuran model baru dari seri Zenfone maupun ROG Phone dalam tahun ini.
Dalam wawancara sebelum acara utama, Shih menyampaikan bahwa Asus tidak akan memperkenalkan model ponsel baru di masa depan. Ia juga menekankan bahwa mereka akan tetap memberikan layanan perbaikan, pembaruan perangkat lunak, dan garansi kepada pengguna ponsel Asus yang sudah ada.
Pergeseran Fokus ke Sektor Lain
Menurut laporan dari media Taiwan, Shih menyatakan bahwa Asus akan mengalihkan sumber daya serta penelitian dan pengembangannya ke sektor lain. Hal ini mencakup area seperti PC komersial dan perangkat AI fisik, termasuk robot dan kacamata pintar. Keputusan ini diambil karena Asus yakin bahwa pasar smartphone tidak lagi memberikan potensi pertumbuhan yang diinginkan, terutama jika dibandingkan dengan bisnis perangkat keras AI.
Dengan demikian, alokasi sumber daya yang sebelumnya ditujukan untuk pengembangan ponsel kini akan difokuskan pada perangkat AI serta produk-produk lain seperti PC dan kacamata pintar. Ini merupakan langkah strategis yang diambil oleh Asus untuk menyesuaikan diri dengan kondisi pasar yang terus berubah.
Performa Keuangan yang Meningkat
Jonney Shih juga membagikan informasi mengenai kinerja keuangan Asus yang mencatat pendapatan sebesar 738,91 miliar dolar Taiwan pada tahun 2025. Angka ini mencerminkan peningkatan sebesar 26% dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, bisnis server AI Asus juga berhasil melampaui target pendapatan 100 miliar dolar Taiwan lebih cepat dari yang diperkirakan, dengan pertumbuhan pendapatan lebih dari 100% dibandingkan tahun lalu pada kuartal ketiga tahun 2025.
Walaupun Shih tidak secara eksplisit menyatakan bahwa Asus sepenuhnya meninggalkan bisnis smartphone, pernyataannya menunjukkan bahwa pengembangan model Zenfone dan ROG Phone akan ditangguhkan untuk waktu yang tidak ditentukan. Hal ini menandakan bahwa Asus lebih memilih untuk memperkuat posisinya di sektor-sektor lain yang dianggap lebih menjanjikan.
Asus di Pasar Smartphone Global
Perlu dicatat bahwa Asus bukanlah pemain besar di pasar smartphone global. Tahun lalu, perusahaan asal Taiwan ini hanya meluncurkan dua model ponsel, yaitu Zenfone 12 Ultra dan ROG Phone 9 FE. Dengan langkah baru ini, Asus tampaknya ingin fokus pada pengembangan teknologi yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan pasar saat ini.
Keputusan ini tentunya menjadi sorotan bagi para penggemar dan pengguna setia ponsel Asus. Meskipun tidak ada ponsel baru yang dirilis, Asus berkomitmen untuk terus memberikan dukungan bagi pengguna yang telah mempercayakan perangkat mereka kepada perusahaan ini. Dengan demikian, dapat diharapkan bahwa Asus akan tetap menjadi nama yang dikenal di dunia teknologi, meski dengan fokus yang berbeda.
Sumber: https://inet.detik.com/consumer/d-8315564/asus-buka-suara-soal-kabar-kapok-rilis-hp-baru




