Mencoba UpScrolled: Alternatif TikTok yang Menarik
Dalam dunia media sosial yang terus berkembang, TikTok telah menjadi salah satu platform paling populer di kalangan pengguna. Namun, kebijakan baru yang diterapkan oleh pihak pengelola TikTok di AS, yang mengurangi privasi dan meningkatkan pengawasan, memicu banyak pengguna untuk mencari alternatif. Salah satu platform yang muncul sebagai jawaban atas kebutuhan ini adalah UpScrolled. Dalam kesempatan ini, saya mencoba UpScrolled dan berikut adalah pengalaman saya.
Pengalaman Pertama dengan UpScrolled
Ketika saya pertama kali mengunduh UpScrolled, saya merasa sedikit bingung. Saya tidak memiliki banyak ekspektasi karena saya tahu platform ini adalah pendatang baru yang mengklaim tidak menerapkan sensor dan algoritma yang mengontrol. Begitu saya membuat akun dan masuk, saya segera merasakan nuansa yang akrab. Desainnya mirip dengan kombinasi Instagram dan TikTok, dengan tab di bagian bawah untuk mencari, notifikasi, dan membuat konten, serta deretan cerita yang diunggah di bagian atas.
Namun, UpScrolled juga memiliki karakteristik uniknya sendiri. Platform ini lebih mirip dengan versi modifikasi dari X, atau mungkin Threads. Di dalamnya, saya menemukan berbagai konten, mulai dari gambar (banyak di antaranya dihasilkan oleh AI), video, hingga postingan teks, yang sebagian besar berasal dari jurnalis yang senang dengan perkembangan UpScrolled. Meskipun konten yang ditawarkan beragam, saya merasa seperti berada di Mos Eisley spaceport — campuran antara hal menarik dan hal yang meragukan.
Konten yang Tersedia di UpScrolled
Salah satu hal menarik tentang UpScrolled adalah keberagaman kontennya. Meskipun ada kecenderungan politis di banyak postingan, saya tidak menemukan konten yang terlalu kontroversial atau tidak pantas. Sebagian besar konten lebih berkisar pada isu-isu sosial dan politik, dengan banyak pengguna yang menyuarakan pendapat mereka. Namun, saya juga menyadari bahwa seiring pertumbuhan platform, kemungkinan akan ada pengguna yang memanfaatkan kebebasan ini untuk mengunggah konten dewasa. UpScrolled memang memberikan peringatan untuk beberapa postingan sensitif, jadi mungkin di masa depan kita bisa menghindari konten yang tidak diinginkan.
Saya juga menemukan bahwa tab pencarian di UpScrolled cukup menarik. Tab ini lebih memprioritaskan postingan terpopuler dibandingkan yang terbaru. Misalnya, ketika saya mengakses tab Film, saya terus-menerus disuguhi beberapa postingan yang sama, sebagian besar berupa editan penggemar dan video yang diunggah ulang. Yang mengejutkan, saya menemukan banyak konten mengenai Keanu Reeves. Dari pengalaman tersebut, tampaknya UpScrolled memiliki ciri khas konten yang tidak biasa.
Kekurangan dan Tantangan UpScrolled
Meskipun UpScrolled memiliki potensi besar, saya mendapati bahwa masih ada beberapa kekurangan. Salah satu masalah utama adalah kurangnya pengguna. Saat saya mencari konten olahraga, saya menemukan beberapa postingan dari Real Madrid, tetapi ketika mencoba mencari klub-klub besar lainnya, seperti FC Barcelona atau Chelsea FC, saya tidak menemukan apa pun. Hal ini membuat pengalaman saya terasa kurang menarik, karena saya tidak menemukan banyak tokoh atau influencer yang saya kenal.
Kurangnya akun terverifikasi di UpScrolled juga menjadi kekhawatiran. Saat ini, saya hanya mengikuti Real Madrid dan seorang jurnalis, Taylor Lorenz. Dengan tidak adanya algoritma untuk membantu saya menemukan konten baru, saya merasa sulit untuk menemukan akun yang mungkin menarik bagi saya. Mungkin ini adalah masalah sementara, karena UpScrolled masih dalam tahap awal, tetapi dalam jangka pendek, hal ini membuat pengalaman menjelajah saya terasa kurang memuaskan.
Menunggu dan Melihat Masa Depan UpScrolled
Walaupun saya merasa UpScrolled memiliki banyak hal yang perlu diperbaiki, saya juga menyadari bahwa platform ini masih sangat baru. Mungkin saja, seiring waktu, lebih banyak pengguna dan konten berkualitas akan muncul. Saya menyadari bahwa saya mungkin terlalu cepat untuk menilai UpScrolled, mengingat bagaimana TikTok berhasil bangkit dari ketidaktahuan menjadi fenomena global. Untuk saat ini, saya akan tetap menjaga akun saya dan melihat siapa saja yang akan bergabung di platform ini di masa depan.
Dengan semua yang telah saya alami, saya merasa UpScrolled menawarkan alternatif yang menarik bagi mereka yang ingin menjelajahi media sosial tanpa batasan yang ketat. Namun, saya juga berharap platform ini dapat berkembang dan menarik lebih banyak pengguna untuk menciptakan komunitas yang lebih kaya.
Sumber: https://www.androidauthority.com/upscrolled-tiktok-alternative-hands-on-3636088/




