Advertisement
Beranda › Meta Alihkan Fokus ke Strategi Mobile untuk Masa Depan Metaverse

Meta Alihkan Fokus ke Strategi Mobile untuk Masa Depan Metaverse

2/22/2026

Meta Beralih ke Strategi Mobile Pertama untuk Metaverse

Pada tahun 2021, Facebook mengubah namanya menjadi Meta, menandai komitmennya terhadap masa depan teknologi realitas virtual (VR). Sejak saat itu, Meta telah berusaha membangun Horizon Worlds sebagai platform utama komunikasi di dunia virtual. Namun, saat ini terlihat bahwa tren VR mulai meredup, dan Meta pun mengalihkan fokusnya.

Perubahan Strategi Menuju Mobile

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Samantha Ryan, Wakil Presiden Konten di Reality Labs Meta, mengungkapkan bahwa perusahaan kini mengadopsi strategi yang lebih mengutamakan pengguna mobile. Horizon Worlds yang sebelumnya menjadi andalan, kini akan bertransformasi menjadi platform yang hampir sepenuhnya berfokus pada pengguna mobile.

Langkah ini mencakup pemisahan antara Horizon Worlds dan platform Quest VR menjadi dua produk terpisah. Di sisi Quest, fokus akan lebih diarahkan kepada pengembang pihak ketiga dan konten yang dihasilkan oleh mereka, bukan lagi dunia yang diciptakan oleh Meta sendiri. Bahkan, destinasi individual di Horizon Worlds akan dihapus dari toko VR, dan bagian Worlds pun akan menghilang dari layar utama Quest.

Peningkatan Pengguna Mobile yang Signifikan

Meta mencatat pertumbuhan yang mengesankan dalam pengguna mobile. Pada tahun 2025, jumlah dunia yang hanya dapat diakses melalui perangkat mobile meningkat dari nol menjadi 2.000, dengan jumlah pengguna bulanan yang meningkat lebih dari empat kali lipat. Perubahan ini menunjukkan bahwa Meta sedang berusaha memanfaatkan potensi besar yang dimiliki oleh pasar mobile.

Untuk mendukung transisi ini, Meta juga memperkenalkan berbagai alat baru seperti Meta Horizon Studio dan Meta Horizon Engine, yang bertujuan untuk menciptakan dunia mobile yang lebih menarik dan interaktif. Selain itu, mereka juga menghadirkan alat monetisasi baru, termasuk bundel unggulan dan season passes, untuk menarik lebih banyak pengguna.

Tantangan di Depan

Meskipun langkah ini terlihat menjanjikan, Meta tidak bisa mengabaikan keberadaan pesaing besar seperti Roblox dan Fortnite yang sudah menguasai pasar mobile. Apakah Meta mampu bersaing dengan raksasa-raksasa tersebut? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Sementara itu, ada berita kurang menyenangkan dari divisi Reality Labs Meta yang baru-baru ini melakukan pemangkasan tenaga kerja sebanyak 10%. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun restrukturisasi ini tampak logis, tidak semuanya berjalan mulus. Dengan adanya pemotongan ini, banyak yang mempertanyakan apakah Meta dapat memperbaiki moral dan produktivitas timnya di tengah perubahan besar ini.

Dengan segala perubahan yang terjadi, Meta tetap optimis dalam menyongsong masa depan dunia virtual. Strategi mobile-first ini bisa jadi merupakan langkah yang tepat untuk membawa mereka kembali ke jalur yang benar. Namun, tantangan dari kompetitor serta kebutuhan untuk mempertahankan karyawan yang berpengalaman akan menjadi faktor kunci dalam keberhasilan mereka.

Sumber: https://www.gsmarena.com/meta_is_now_targeting_mobile_users_first_with_metaverse-news-71659.php

Baca Juga

Advertisement