Advertisement
Beranda › Pembaruan Keamanan yang Membuat Pengguna Khawatir

Pembaruan Keamanan yang Membuat Pengguna Khawatir

1/28/2026

Update Windows 11 Bermasalah Lagi, Bikin PC Tak Bisa Booting

Pembaruan Keamanan yang Membuat Pengguna Khawatir

Pembaruan terbaru yang dirilis oleh Microsoft untuk Windows 11 pada Januari 2026 ternyata membawa masalah baru bagi para penggunanya. Sejumlah laporan menyebutkan bahwa update ini menyebabkan beberapa perangkat tidak dapat melakukan booting, yang tentunya sangat meresahkan bagi mereka yang bergantung pada sistem operasi ini untuk aktivitas sehari-hari. Pesan kesalahan yang muncul, yaitu "UNMOUNTABLE_BOOT_VOLUME", menjadi momok baru bagi pengguna yang menginstal update keamanan ini.

Masalah yang Ditemui Setelah Pembaruan

Masalah ini terdeteksi pada Windows 11 versi 25H2 dan semua edisi dari versi 24H2 setelah pengguna menginstal update kumulatif KB5074109. Setelah penerapan update ini, perangkat yang terpengaruh hanya menampilkan layar hitam dengan pesan yang menyatakan, "Perangkat Anda mengalami masalah dan perlu dihidupkan ulang. Anda dapat menghidupkan ulang perangkat Anda." Tentunya, ini menjadi penghalang besar bagi pengguna yang ingin menggunakan perangkatnya.

Proses Pemulihan yang Rumit

Microsoft mengonfirmasi bahwa perangkat yang mengalami masalah ini tidak dapat booting ke Windows. Pengguna diharuskan untuk melakukan proses pemulihan atau recovery secara manual agar perangkatnya dapat berfungsi kembali. Raksasa teknologi ini juga menegaskan bahwa hanya perangkat fisik yang terkena dampak dari bug ini, dan hingga saat ini belum ada laporan mengenai mesin virtual yang terpengaruh.

Tanggapan Microsoft dan Langkah Selanjutnya

Walaupun Microsoft belum memberikan penjelasan yang jelas tentang penyebab masalah booting ini, mereka menyarankan pengguna yang mengalami kendala untuk meng-uninstall update terbaru dan kembali ke versi sebelumnya sebagai solusi sementara. Selain itu, Microsoft meminta pengguna dan administrator yang terdampak untuk memberikan umpan balik melalui aplikasi Feedback Hub. Mereka sedang menyelidiki apakah masalah ini memang terkait dengan update yang baru dirilis.

"Kami sedang menyelidiki masalah ini, dan kami akan mengonfirmasi jika ini merupakan masalah yang disebabkan oleh pembaruan Windows ketika kami memiliki informasi lebih lanjut," kata Microsoft dalam pernyataannya, seperti yang dilansir dari Bleeping Computer.

Ini bukanlah kali pertama pengguna Windows 11 menghadapi masalah setelah pembaruan. Sebelumnya, setelah update Patch Tuesday Januari 2026 dirilis, pengguna melaporkan bahwa PC yang menjalankan Windows 23H2 tidak dapat dimatikan atau dihibernasi. Selain itu, PC dengan versi 24H2 dan 25H2 mengalami kendala dalam proses login saat menggunakan Remote Desktop. Beberapa waktu setelah laporan tersebut, pengguna juga mengeluhkan aplikasi berbasis cloud seperti Outlook, Dropbox, dan OneDrive yang tidak dapat digunakan. Dalam menghadapi berbagai masalah ini, Microsoft terpaksa merilis dua update darurat untuk mengatasi keluhan yang muncul.

Dengan berbagai kendala yang timbul, pengguna Windows 11 diharapkan untuk tetap waspada dan mengikuti perkembangan terbaru dari Microsoft terkait pembaruan yang akan datang. Sebagai pengguna, penting untuk selalu mencadangkan data dan bersiap menghadapi kemungkinan masalah ketika melakukan pembaruan sistem.

Sumber: https://inet.detik.com/consumer/d-8326897/update-windows-11-bermasalah-lagi-bikin-pc-tak-bisa-booting

Baca Juga

Advertisement