Advertisement
Beranda › Philips Tinggalkan Google TV, Beralih ke Titan OS untuk Televisi Baru

Philips Tinggalkan Google TV, Beralih ke Titan OS untuk Televisi Baru

3/24/2026

Philips Beralih dari Google TV ke Titan OS

Di pasar saat ini, banyak televisi yang mengandalkan Google TV sebagai sistem operasi mereka. Namun, beberapa produsen TV telah mengambil langkah untuk beralih ke platform lain. Salah satu merek televisi yang cukup dikenal, Philips, baru saja mengumumkan keputusan signifikan untuk meninggalkan Google TV.

Titan OS: Sistem Operasi Baru untuk TV Philips

TP Vision, sebagai pemegang lisensi merek Philips, menyatakan bahwa semua televisi Philips yang dirilis pada tahun 2026 tidak akan menggunakan Google TV. Sebagai gantinya, mereka akan mengadopsi Titan OS, sebuah sistem operasi alternatif yang berbasis Linux. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya TP Vision mengumumkan bahwa model televisi murah mereka akan menggunakan Titan OS. Kini, semua model TV, termasuk yang dilengkapi dengan teknologi OLED, akan beralih ke sistem operasi ini.

Keunggulan Titan OS

Menurut TP Vision, Titan OS merupakan platform berbasis web. Artinya, pengguna tidak perlu mengunduh aplikasi untuk mulai menonton. Pendekatan berbasis web ini diharapkan dapat mengoptimalkan penggunaan memori TV, sehingga berpotensi meningkatkan kinerja perangkat. Selain itu, Philips juga mengklaim bahwa Titan OS akan mendapatkan pembaruan keamanan selama 10 tahun ke depan, meskipun belum ada informasi mengenai pembaruan fitur.

  • Kompatibilitas dengan layanan streaming populer seperti Netflix, YouTube, dan Disney Plus.
  • Apple TV dijadwalkan hadir di Titan OS pada musim semi 2026.
  • Penggunaan sistem ini diharapkan dapat memudahkan pengguna dalam mengakses berbagai aplikasi dan layanan.

Fitur dan Dukungan di Titan OS

Saat ini, Titan OS sudah mendukung beberapa layanan streaming terkemuka, termasuk HBO Max dan Prime Video. Selain itu, TP Vision juga menginformasikan bahwa Titan OS akan mendukung Apple TV Play 2, Google Assistant, perangkat yang kompatibel dengan Alexa, dan Control 4. Namun, sayangnya, saat ini Titan OS tidak mendukung Google Cast, yang mungkin menjadi kekurangan bagi sebagian pengguna.

TP Vision juga sedang menjajaki kemungkinan dukungan Gemini di masa depan, dan kami akan memberikan pembaruan jika ada informasi lebih lanjut mengenai hal ini.

Alasan Di Balik Peralihan ke Titan OS

Mengapa TP Vision memilih untuk beralih ke Titan OS? Flat Panels HD melaporkan bahwa perusahaan ini berharap dapat memberikan masukan dalam pengembangan, mengendalikan lebih banyak aspek dari tampilan dan fitur platform, serta menjajaki "sumber pendapatan baru". Meskipun demikian, harapan kami adalah bahwa langkah ini tidak akan mengarah pada peningkatan iklan, pelacakan, dan tambahan yang kurang diinginkan.

Dengan keputusan ini, televisi Philips tidak akan menjadi yang pertama yang menggunakan alternatif dari Android TV atau Google TV. Sebelumnya, merek-merek seperti Samsung dan LG sudah lebih dulu menggunakan sistem operasi Tizen dan WebOS.

Peralihan ini menunjukkan bahwa pasar televisi terus berkembang, dengan produsen mencari cara-cara baru untuk menarik perhatian konsumen dan meningkatkan pengalaman menonton. Titan OS mungkin menawarkan solusi baru yang menarik bagi pengguna, namun hanya waktu yang akan membuktikan seberapa sukses langkah ini bagi Philips dan TP Vision.

Sumber: https://www.androidauthority.com/philips-google-tv-titan-os-3651035/

Baca Juga

Advertisement