Berbeda dengan model Tesla yang dilengkapi FSD (Full Self-Driving), armada taksi otonom Tesla ini akan dilengkapi dengan "sejumlah besar petugas keselamatan yang beroperasi dari jarak jauh." Karyawan Tesla akan memantau dan mengoperasikan kendaraan secara real-time untuk memastikan armada swakemudi "tidak pernah mengalami masalah."
Tesla juga merilis video pada awal Mei yang memperlihatkan armada taksi swakemudi mereka. Penumpang menggunakan ponsel mereka untuk menerima mobil. Terlihat seorang pengemudi keselamatan duduk di kursi depan, sementara kursi belakang diperuntukkan bagi penumpang.
Sesuai visi Elon Musk, Tesla akan memproduksi sejumlah kendaraan yang dirancang khusus untuk taksi tanpa pengemudi. Kendaraan-kendaraan ini akan sepenuhnya dimiliki oleh Tesla dan ditambahkan ke jaringan operasional Tesla, mirip dengan model operasi langsung Uber.
Pada Oktober tahun lalu, Tesla memperkenalkan Cybercab, taksi tanpa pengemudi futuristik.Kendaraan ini tidak memiliki setir, pedal, maupun port pengisian daya, serta dilengkapi pintu gull-wing. Hanya terdapat dua kursi di bagian depan. Cybercab akan sepenuhnya dikendalikan oleh sistem swakemudi FSD dan diperkirakan berharga sekitar US$30.000 per unit.
Namun, mengingat kinerja aktual sistem swakemudi FSD dan kapasitas produksi Cybercab, model ini diperkirakan baru akan diluncurkan pada tahun 2027. Saat ini, Tesla akan menggunakan model produksi massal seperti Model Y/3 untuk menguji, memverifikasi, dan mengoperasikan armada taksi tanpa pengemudi mereka.
Selain itu, Musk pernah menggambarkan skenario di mana pemilik Tesla dapat berbagi kendaraan mereka saat tidak digunakan, dengan sistem swakemudi menjemput penumpang dan menghasilkan uang bagi pemiliknya. ***



