Revolusi Emulasi GameCube dan Wii di Nintendo Switch
Nintendo Switch telah dikenal sebagai konsol hebat dengan koleksi game yang mengesankan. Namun, banyak pemilik Switch yang ingin menikmati judul-judul dari konsol lama seperti GameCube dan Wii. Sebelumnya, untuk bisa memainkan game-game tersebut, pengguna harus melalui proses yang rumit dengan menginstal Switchroot, yang membawa Android dan Linux ke dalam Switch, kemudian menggunakan emulator Dolphin. Kini, sebuah proyek bernama Tico hadir untuk mengubah semua itu dengan rilis terbarunya yang memungkinkan game klasik dijalankan langsung dalam lingkungan asli Switch untuk pertama kalinya.
Apa Itu Tico?
Tico bukan sekadar peluncur emulator biasa. Proyek ini merupakan antarmuka emulasi multi-platform yang dibangun dari nol menggunakan C++ murni, dengan fokus pada performa dan portabilitas. Tujuan utama Tico adalah untuk mengurangi kesulitan dalam emulasi game di Switch dengan meluncurkan inti emulator yang tertanam secara langsung, dengan konfigurasi pengguna yang hampir tidak ada.
Antarmuka pengguna dari Tico dirancang dengan navigasi yang mengutamakan penggunaan kontroler, baik dalam mode handheld maupun saat docked. Tico juga dilengkapi dengan manajemen perpustakaan game otomatis, sehingga pengguna tidak perlu repot-repot mengganti nama file ROM game secara manual.
Rilis Terbaru Tico dan Dukungan Emulator
Rilis terbaru Tico v0.7.0 alpha memperkenalkan dukungan eksperimental untuk GameCube dan Wii melalui inti emulator Dolphin. Ini adalah inti yang paling menuntut untuk dijalankan di Horizon OS milik Switch hingga saat ini. Oleh karena itu, rilis ini diberi label alpha, dan ketidakstabilan diharapkan akan terjadi.
Inti Dolphin secara otomatis mengaktifkan mode boost, yang meningkatkan chip Tegra X1 di Switch menjadi 1.785 MHz dan GPU hingga 768 MHz. Meskipun batas-batas ini diklaim aman, penting untuk memantau suhu perangkat Anda saat menggunakan Tico.
Memahami Emulasi “Natif” dengan Tico
Penting untuk memahami apa yang dimaksud dengan “natif” dalam konteks ini. Dengan Tico, game-game tersebut masih dieksekusi melalui emulasi—perangkat keras Switch tidak menjalankan kode GameCube seolah-olah itu adalah judul asli Switch. Istilah ini lebih merujuk kepada sistem operasinya.
Sebelumnya, performa sering terhambat oleh beban menjalankan sistem operasi terpisah seperti Android di latar belakang. Namun, dengan Tico v0.7.0 alpha, inti Dolphin dijalankan langsung di Horizon OS asli Switch melalui Custom Firmware (CFW). Ini membuat pengalaman bermain lebih mulus, memungkinkan pengguna untuk meluncurkan game retro tanpa perlu merestart konsol ke sistem operasi lain.
Persyaratan untuk Menggunakan Tico
Perlu dicatat bahwa Anda memerlukan CFW di Nintendo Switch Anda untuk menjalankan Tico, karena aplikasi ini tidak akan berfungsi di Horizon OS standar. CFW memungkinkan Anda mengaktifkan fitur di luar kendala yang ditetapkan Nintendo, seperti menjalankan aplikasi homebrew, menginstal tema kustom, dan lainnya. Pengguna Switch versi 1 dapat menjalankan CFW melalui perangkat lunak, namun model versi 2 dan OLED yang lebih baru memerlukan modifikasi perangkat keras untuk melakukannya.
Setelah Anda menginstal CFW pada Switch Anda (dengan mempertimbangkan kompatibilitas perangkat keras), Anda dapat mengunduh rilis terbaru Tico dari GitHub dan menginstalnya. Anda juga perlu menyediakan ROM GameCube dan Wii Anda, dan setelah itu, Anda sudah siap untuk menikmati game-game tersebut langsung di Switch tanpa harus menginstal Android atau Linux.
Dengan kemampuan untuk berpindah antar game melalui proses dan antarmuka yang jauh lebih sederhana, Switch kini menjadi kekuatan emulasi handheld yang lebih baik dari sebelumnya. Judul-judul seperti The Legend of Zelda: Twilight Princess, FIFA Street 2, dan Rayman Origins dilaporkan berjalan dengan baik melalui Tico. Semoga proyek ini semakin matang dan meningkatkan kompatibilitas serta stabilitas game di masa mendatang.
Sumber: https://www.androidauthority.com/nintendo-switch-tico-play-gamecube-wii-emulation-3659487/



