Advertisement
Beranda › Google Umumkan Pembaruan Sideloading dan Struktur Biaya Baru untuk Android

Google Umumkan Pembaruan Sideloading dan Struktur Biaya Baru untuk Android

3/5/2026

Pembaruan Besar untuk Sideloading di Android

Perkembangan terbaru di dunia Android datang dari Google, yang telah mengumumkan perubahan signifikan terkait sideloading dan distribusi aplikasi. Sejak terlibat dalam gugatan yang diajukan oleh Epic Games, pengembang game terkenal di balik Fortnite, Google mulai merencanakan berbagai perubahan yang diusulkan dalam penyelesaian yang dibicarakan bersama pada akhir tahun lalu. Kini, perusahaan teknologi raksasa ini mulai mengimplementasikan beberapa perubahan tersebut.

Struktur Biaya Baru untuk Pengembang Android

Dalam sebuah posting di blog resminya, Google menjelaskan bahwa mereka akan memperkenalkan struktur biaya baru untuk pengembang Android. Salah satu hal terpenting dari perubahan ini adalah pemisahan biaya layanan dari biaya penagihan Google Play. Di masa lalu, biaya yang dikenakan untuk penjualan aplikasi dan pembelian dalam aplikasi bisa mencapai 30%. Namun, dengan rencana baru ini, pengembang akan dikenakan biaya layanan yang berkisar antara 15 hingga 20%.

Di wilayah AS, Eropa, dan Inggris, pengembang yang memilih menggunakan sistem penagihan Google Play akan dikenakan biaya tambahan sebesar 5%. Selain itu, biaya untuk langganan dalam aplikasi juga akan dikurangi dari 15% menjadi 10%. Meski demikian, penambahan biaya 5% untuk penagihan Google Play membuat perubahan ini tidak terlalu menguntungkan bagi sebagian besar pengembang.

Pengenalan Program Registered App Stores

Salah satu inovasi yang diperkenalkan Google adalah program Registered App Stores. Melalui program ini, toko aplikasi pihak ketiga yang memenuhi kriteria tertentu yang ditetapkan oleh Google akan dapat mendaftar dan mendapatkan pengalaman instalasi yang lebih sederhana di Android. Google menegaskan bahwa partisipasi dalam program ini bersifat opsional, sehingga toko yang memilih untuk tidak bergabung tidak akan mengalami perubahan dalam alur instalasi di platform Android.

Dampak dari Gugatan Epic Games

Gugatan yang diajukan oleh Epic Games pada tahun 2020 menuduh Google menyalahgunakan posisinya untuk memonopoli distribusi aplikasi melalui Google Play Store. Meskipun penyelesaian yang diajukan bersama belum disetujui, Google telah menetapkan jadwal untuk peluncuran perubahan ini. Struktur penagihan baru dijadwalkan akan berlaku di AS, Inggris, dan Eropa pada akhir bulan Juni, sementara penerapan global dijadwalkan pada 30 September 2027.

Program Registered App Stores sendiri akan diluncurkan terlebih dahulu di luar AS. Google berencana untuk membawa program ini ke negara bagian setelah mendapatkan persetujuan dari pengadilan. Pengenalan program ini diharapkan dapat dilakukan dalam “rilis besar Android” tahun ini, yang tentunya akan menjadi perhatian banyak pihak di industri aplikasi.

Menghadapi Masa Depan Android yang Lebih Terbuka

Dengan adanya perubahan ini, tampaknya Google berusaha untuk menciptakan ekosistem Android yang lebih terbuka dan menguntungkan bagi pengembang aplikasi. Meskipun masih ada tantangan dan ketidakpastian terkait implementasi program ini, inisiatif untuk memperbaiki struktur biaya dan memberikan kesempatan kepada toko aplikasi pihak ketiga adalah langkah yang signifikan. Ini bisa menjadi awal dari era baru dalam distribusi aplikasi di platform Android.

Perubahan yang diusulkan ini tidak hanya akan mempengaruhi pengembang, tetapi juga pengguna yang mengandalkan aplikasi dari berbagai sumber. Dengan lebih banyak opsi untuk mengunduh aplikasi, diharapkan pengalaman pengguna di Android akan semakin bervariasi dan kaya.

Sumber: https://www.androidauthority.com/google-epic-changes-registered-app-stores-3646743/

Baca Juga

Advertisement