Advertisement
Beranda › Media Sosial yang Absen Saat Arsenal Terakhir Juara Liga Inggris

Media Sosial yang Absen Saat Arsenal Terakhir Juara Liga Inggris

5/30/2026

10 Media Sosial yang Belum Ada Saat Arsenal Terakhir Juara

Kemenangan Arsenal di Liga Inggris setelah penantian lebih dari dua dekade tidak hanya menjadi momen bersejarah bagi klub, tetapi juga bagi para penggemarnya di seluruh dunia. Tahun 2023 menandai kembalinya Arsenal ke puncak Premier League, dan bagi para "Gooners," ini adalah kesempatan untuk merayakan prestasi tersebut di berbagai platform media sosial yang kini telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari. Namun, apakah Anda tahu bahwa saat Arsenal terakhir kali meraih gelar liga pada musim 2003-2004, banyak media sosial yang belum ada?

Era Sebelum Media Sosial Muncul

Ketika Arsenal mengukuhkan diri sebagai juara liga di White Hart Lane pada April 2004, dunia digital yang kita kenal sekarang belum ada. Sejumlah platform media sosial yang menjadi sarana komunikasi dan perayaan saat ini, belum dapat diakses. Misalnya, Mark Zuckerberg baru memulai proyek "TheFacebook" yang eksklusif untuk mahasiswa Harvard, tanpa adanya halaman penggemar atau fitur berbagi status. Penggemar Arsenal saat itu tidak bisa merayakan kemenangan mereka secara online.

Menunggu Siaran Ulang di Televisi

Di era tersebut, jika penggemar Arsenal melewatkan pertandingan, satu-satunya cara untuk menyaksikan aksi tim adalah dengan menunggu siaran ulang di televisi. YouTube, yang kini menjadi raksasa dalam hal berbagi video, baru diluncurkan setahun setelah Arsenal meraih gelar juara. Konsep vlog atau cuplikan gol yang kini begitu mudah diakses, belum ada sama sekali.

Keberadaan Platform Media Sosial yang Terbatas

Twitter, atau yang sekarang dikenal dengan nama X, baru lahir pada tahun 2006. Dengan demikian, tidak ada tagar (#) yang bisa memicu perayaan di kalangan penggemar yang meramaikan trending topic global. Selain itu, WhatsApp yang memungkinkan komunikasi instan antara para penggemar baru dirilis pada tahun 2009. Sebelum itu, semua komunikasi antar penggemar harus dilakukan secara langsung, melalui telepon rumah, atau dengan menggunakan SMS yang dikenakan biaya per karakter.

Merayakan Tanpa Foto Estetik

Merayakan kemenangan tanpa foto-foto yang dapat diunggah ke media sosial terasa kurang lengkap. Instagram, yang dikenal dengan berbagai fitur filter dan kemudahan berbagi foto, baru hadir pada tahun 2010. Para pemain dan penggemar Arsenal pada masa itu hanya dapat mengabadikan momen dengan kamera digital atau kamera film, yang kemudian dicetak di studio. Tanpa Instagram, mereka tidak bisa berbagi foto estetis dari perayaan kemenangan.

Dengan semua itu, penantian para penggemar Arsenal untuk melihat tim kesayangan mereka kembali meraih gelar juara menjadi sangat berarti. Kini, di era digital yang serba cepat ini, mereka bisa merayakan prestasi tersebut dengan cara yang jauh lebih menyenangkan dan interaktif. Dan meskipun banyak platform yang tidak ada saat terakhir kali Arsenal menang, momen ini menjadi lebih spesial karena mereka dapat berbagi kebahagiaan tersebut dengan lebih banyak orang di seluruh dunia.

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/05/20/13140007/10-media-sosial-ini-belum-ada-saat-arsenal-terakhir-juara

Baca Juga

Advertisement