Beranda › OnePlus dan realme Alami Restrukturisasi Besar-besaran

OnePlus dan realme Alami Restrukturisasi Besar-besaran

7/16/2026
OnePlus dan realme Alami Restrukturisasi Besar-besaran

Dalam beberapa pekan terakhir, kabar mengenai kemungkinan penutupan OnePlus di pasar AS dan Eropa telah menjadi perbincangan hangat. Menurut laporan terbaru dari Bloomberg, perusahaan tersebut ternyata sedang bersiap untuk mengurangi operasi mereka di luar China. Namun, laporan ini juga mengungkapkan kabar menarik lain yang tidak kalah mengejutkan: OPPO, perusahaan induk OnePlus, juga akan memangkas salah satu merek smartphone-nya, yaitu realme.

Langkah Restrukturisasi OPPO

Berdasarkan informasi dari Bloomberg, realme berencana untuk keluar dari pasar China sebagai bagian dari restrukturisasi yang lebih luas dalam bisnis smartphone OPPO. Meskipun laporan ini tidak menyebutkan secara eksplisit bahwa realme akan sepenuhnya tutup di seluruh dunia, hal ini menandakan perubahan strategi yang signifikan. OPPO tampaknya ingin memfokuskan penjualan ponsel realme di kawasan Nordik, termasuk Finlandia, Denmark, Swedia, dan Islandia, di mana merek ini telah menunjukkan performa yang lebih baik.

Penyebab Langkah Ini

Menurut sumber yang akrab dengan situasi ini, alasan di balik perubahan besar ini adalah tantangan finansial yang dihadapi oleh bisnis ponsel OPPO. Penurunan kinerja di pasar seperti AS, Eropa, dan India, serta kekhawatiran geopolitik yang lebih luas, menjadi faktor pendorong bagi OPPO untuk mengambil keputusan ini. Hal ini tentu menjadi sinyal penting bagi para penggemar dan konsumen setia merek ini.

Nasib OnePlus di Pasar Internasional

Mengenai OnePlus, laporan tersebut menyebutkan bahwa merek ini mulai mengurangi operasinya di AS dan Eropa dalam waktu dekat, bahkan bisa jadi sudah dimulai minggu ini. Perusahaan diperkirakan akan menghentikan operasinya di sebagian besar pasar internasional, termasuk India, pada tahun 2027, sementara tetap beroperasi di China. Ini menandakan bahwa kehadiran OnePlus di pasar global akan semakin menyusut.

Respon dari OPPO dan Merek Terkait

Sampai saat ini, baik OPPO, OnePlus, maupun realme belum memberikan komentar resmi mengenai klaim yang muncul dalam laporan Bloomberg. Oleh karena itu, perubahan yang dilaporkan ini harus dianggap belum terkonfirmasi sampai adanya pernyataan resmi dari pihak perusahaan. Hal ini tentu menjadi perhatian bagi banyak penggemar dan pengguna setia produk-produk mereka.

Dengan semua perubahan yang terjadi, para penggemar gadget dan ponsel pintar harus tetap memantau perkembangan ini. Bagaimana nasib merek-merek ini ke depan? Apakah akan ada inovasi baru yang mampu menarik perhatian konsumen? Kita tunggu saja informasi selanjutnya.

Sumber: https://www.androidauthority.com/oneplus-realme-shutdown-3688034/

Baca Juga

Advertisement