Pada minggu lalu, Google meluncurkan seri Pixel 11, dan bagi saya yang memiliki ketertarikan pada ponsel lipat, satu model yang langsung menarik perhatian adalah Pixel 11 Pro Fold. Setelah menjajal beberapa ponsel lipat, terutama Samsung Galaxy Z Fold 8, saya penasaran bagaimana Google akan menanggapi tantangan ini.
Perubahan Desain yang Minim
Pixel 11 Pro Fold kini lebih ringan 19 gram dibandingkan dengan pendahulunya. Dalam desain lipat seperti ini, pengurangan berat sangat penting, terutama saat Anda sering membukanya dan menutupnya. Namun, ketika melihat ketebalan, meski lebih tipis 0.2mm saat dibuka dan 0.7mm saat dilipat, saya merasa pencapaian ini kurang menggugah. Samsung telah menunjukkan bagaimana ponsel lipat bisa lebih nyaman dengan desain yang lebih ramping.
Masalah Daya Tahan Baterai
Salah satu kekhawatiran utama saya dengan ponsel lipat adalah daya tahan baterai. Pixel 11 Pro Fold memiliki kapasitas baterai 4,750mAh, berkurang dari 5,015mAh pada model sebelumnya. Hal ini membuat saya bertanya-tanya, apa yang harus saya korbankan untuk mendapatkan desain yang lebih ramping ini? Pengisian daya juga masih menggunakan 30W yang terbilang lambat, sangat berbeda dengan apa yang ditawarkan oleh pesaing seperti Samsung.
Performa yang Masih Dipertanyakan
Saya akan memberi Google kesempatan untuk membuktikan performa dari chip Tensor G6 yang baru. Namun, pengalaman saya sebelumnya dengan chip Tensor yang lambat dan cenderung panas membuat saya skeptis. Meskipun ada harapan untuk peningkatan performa, saya belum yakin apakah itu cukup untuk mengubah pandangan saya tentang chip ini.
Menghadapi Persaingan yang Ketat
Kehadiran Motorola dengan ponsel lipatnya yang mendukung stylus dan baterai 6,000mAh menjadi tantangan nyata bagi Google. Sementara Pixel 11 Pro Fold menawarkan kamera yang baik, hal itu tidak cukup untuk bersaing dengan keunggulan yang ditawarkan oleh Motorola dan Samsung. Dengan harga mulai dari $1,899, saya merasa konsumen berhak untuk mendapatkan lebih dari sekadar perbaikan kecil.
Dengan semua perbandingan ini, saya mulai mempertanyakan apakah Google perlu terus merilis model baru setiap tahun. Mungkin ada baiknya jika mereka kembali ke meja gambar dan merancang sesuatu yang lebih ambisius untuk ponsel lipat mereka di masa mendatang.
Sumber: https://www.androidauthority.com/google-foldable-strategy-broken-pixel-11-pro-fold-proves-3698972/


