Produsen smartphone asal China, Realme, baru saja mengumumkan keputusan penting mengenai arah bisnisnya. Perusahaan ini resmi menghentikan penjualannya di pasar domestik China dan akan berfokus pada ekspansi pasar global. Pengumuman ini disampaikan oleh Presiden Realme China, Xu Qi Chase, melalui surat yang dipublikasikan di platform media sosial Weibo.
Alasan Realme Tinggalkan Pasar China
Dalam suratnya, Chase menyatakan bahwa keputusan ini diambil demi memusatkan sumber daya untuk memperkuat pertumbuhan di pasar internasional, terutama di Eropa. "Belajar untuk fokus membutuhkan keberanian yang besar. Hari ini saya mengumumkan bahwa Realme akan menghentikan bisnisnya di China untuk sementara waktu," ujarnya.
Pusatkan Sumber Daya untuk Pasar Global
Chase menambahkan bahwa ke depannya, Realme akan berfokus pada performa dan gaming, serta berupaya untuk menghadirkan teknologi terkini kepada pengguna di seluruh dunia. Meskipun menghentikan operasional di China, Realme memberikan jaminan kepada pengguna yang sudah memiliki perangkat di negara tersebut bahwa mereka tidak perlu khawatir. Penjualan produk yang masih ada, layanan purna jual, dan garansi akan tetap ditangani oleh tim resmi Oppo.
Perubahan pada Antarmuka Pengguna
Selain menghentikan penjualan di China, Realme juga mengumumkan perubahan signifikan pada perangkat lunaknya. Antarmuka (UI) Realme UI akan dihentikan dan digantikan oleh ColorOS, yang merupakan sistem operasi yang digunakan oleh Oppo. Pengguna Realme akan mendapatkan pembaruan ke ColorOS setelah versi terbaru sistem operasi tersebut dirilis dan tersedia untuk perangkat mereka.
Strategi Jangka Panjang Realme
Langkah ini sejalan dengan strategi Oppo yang sebelumnya juga mengintegrasikan sistem operasi OnePlus, OxygenOS, ke dalam ColorOS mulai Android 17. Chase menjelaskan, "Ini adalah perubahan yang rasional bagi kami, dan kami sudah memikirkan ini secara matang. Terima kasih kepada para pengguna Realme di China yang telah berbagi perjalanan bersama kami selama ini." Namun, Chase tidak menjelaskan apakah penghentian operasional ini bersifat permanen atau hanya sementara, karena ia hanya menyebutkan bahwa mereka akan 'menjeda' operasional.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/07/17/09020097/realme-resmi-keluar-dari-pasar-china-fokus-di-pasar-global



