Samsung Perkenalkan Galaxy AI: Ekosistem Multi-Agen yang Lebih Canggih
Dalam era di mana kecerdasan buatan (AI) semakin mendominasi teknologi sehari-hari, Samsung mengambil langkah besar dengan mengembangkan Galaxy AI menjadi ekosistem multi-agen. Penelitian internal mereka menunjukkan bahwa hampir 80% pengguna secara rutin menggunakan lebih dari dua agen AI. Dengan penambahan dukungan multi-agen, Samsung berupaya menciptakan pengalaman yang lebih mulus dalam mengelola berbagai AI yang digunakan oleh penggunanya.
Integrasi Mendalam di Tingkat Sistem Operasi
Salah satu keunggulan utama dari Galaxy AI yang baru adalah integrasinya di tingkat sistem operasi. Hal ini memungkinkan pengguna untuk mengelola agen AI yang berbeda tanpa harus berpindah antar aplikasi atau mengulangi perintah yang sama. Dengan cara ini, setiap agen dapat memahami konteks yang diperlukan untuk memberikan interaksi yang lebih alami. Ini tentu saja menjadi kabar baik bagi pengguna yang ingin memaksimalkan fungsionalitas perangkat mereka dengan AI.
Pengenalan Agen AI Perplexity
Agen AI pertama yang diperkenalkan dalam ekosistem Galaxy AI adalah Perplexity. Pengguna dapat memanggilnya dengan mengatakan "Hey Plex" atau dengan menetapkan tombol samping (seperti tombol daya) untuk mengaktifkannya. Perplexity akan hadir di "perangkat Galaxy flagship yang akan datang", termasuk seri Galaxy S26 yang diperkirakan akan diluncurkan segera. Agen ini dirancang untuk cerdas dan mampu menangani alur kerja multi-langkah, menjadikannya alat yang sangat berguna untuk pengguna sehari-hari.
Integrasi dengan Aplikasi Samsung dan Pihak Ketiga
Plex tidak hanya akan terintegrasi dalam aplikasi-aplikasi bawaan Samsung seperti Gallery, Notes, Calendar, Clock, dan Reminder, tetapi juga akan bekerja sama dengan beberapa aplikasi pihak ketiga. Hal ini akan semakin memperkaya pengalaman pengguna dengan memberikan akses mudah dan cepat ke berbagai fungsionalitas tanpa harus berpindah aplikasi. Samsung berkomitmen untuk membangun ekosistem AI yang terbuka dan inklusif, memberikan lebih banyak pilihan, fleksibilitas, dan kontrol kepada pengguna.
Harapan untuk Pembaruan One UI 8.5
Berdasarkan rilis pers yang telah disampaikan, informasi lebih lanjut mengenai perangkat dan pengalaman yang didukung akan diumumkan dalam waktu dekat. Diperkirakan, pembaruan One UI 8.5 akan memungkinkan beberapa atau semua fitur baru ini pada model Galaxy S dan Galaxy Z yang lebih lama. Ini menandakan bahwa Samsung tidak hanya fokus pada produk terbaru, tetapi juga berusaha untuk memberikan nilai lebih kepada pengguna setia mereka.
Dalam pernyataan resmi, Won-Joon Choi, Presiden dan COO Samsung Electronics, menyatakan, “Kami berkomitmen untuk membangun ekosistem AI terintegrasi yang terbuka dan inklusif, memberikan pengguna lebih banyak pilihan dan kemudahan dalam menyelesaikan tugas-tugas kompleks dengan cepat dan mudah. Galaxy AI berfungsi sebagai orkestra, menyatukan berbagai bentuk AI menjadi satu pengalaman yang alami dan kohesif.”
Sebagai tambahan, baru-baru ini Samsung juga memperkenalkan Bixby yang ditingkatkan untuk One UI 8.5, yang kini dapat mengubah pengaturan sistem berdasarkan perintah bahasa alami, menggantikan perintah yang lebih kaku seperti "aktifkan XYZ". Bixby juga akan menawarkan pencarian web secara real-time untuk memberikan jawaban terkini atas pertanyaan pengguna.
Dengan inovasi ini, Samsung menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dan berinovasi di tengah perkembangan pesat dalam dunia teknologi. Para pengguna pun diharapkan dapat menikmati pengalaman baru yang lebih terintegrasi dan efisien dengan Galaxy AI yang lebih canggih.
Sumber: https://www.gsmarena.com/galaxy_ai_turns_into_a_multiagent_ecosystem_adds_deep_integration_with_perplexity_ai-news-71652.php




