Beranda › Samsung Luncurkan Baterai Silicon-Carbon untuk Smartphone dan Smartwatch

Samsung Luncurkan Baterai Silicon-Carbon untuk Smartphone dan Smartwatch

7/23/2026
Samsung Luncurkan Baterai Silicon-Carbon untuk Smartphone dan Smartwatch

Samsung, raksasa teknologi asal Korea Selatan, telah mengambil langkah inovatif dengan mengadopsi teknologi baterai silicon-carbon pada jajaran perangkat terbarunya. Langkah ini diungkapkan dalam acara peluncuran Galaxy Unpacked 2026 yang berlangsung di London pada tanggal 22 Juli 2026. Di acara tersebut, Samsung memperkenalkan Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, Galaxy Z Flip8, Galaxy Watch9, dan Galaxy Watch Ultra 2.

Inovasi Baterai Silicon-Carbon

Teknologi baterai silicon-carbon ini menawarkan keunggulan dalam kapasitas baterai yang lebih besar tanpa meningkatkan ukuran perangkat secara signifikan. Selama beberapa tahun terakhir, teknologi ini telah lebih banyak diterapkan oleh merek smartphone asal China, dan kini Samsung mengikuti jejak tersebut dengan menerapkannya pada ekosistem Galaxy.

Kepadatan Energi yang Meningkat

Dengan menggunakan anoda silicon-carbon, Samsung berhasil meningkatkan kepadatan energi baterai pada perangkat lipat yang memiliki ruang internal terbatas. Kadesh Beckford, manajer produk Samsung, menyatakan bahwa Galaxy Z Fold8 Ultra kini dilengkapi dengan baterai sebesar 5.000 mAh, meskipun desainnya tetap ramping. Ini merupakan kapasitas baterai terbesar yang pernah dipasang pada seri Galaxy Z Fold.

Peningkatan Daya Tahan Baterai

  • Galaxy Z Fold8: Baterai 4.800 mAh, dapat memutar video hingga 26 jam.
  • Galaxy Z Flip8: Baterai 4.300 mAh, mampu memutar video hingga 32 jam.
  • Galaxy Watch Ultra 2: Baterai 800 mAh, meningkat 35% dari generasi sebelumnya, dengan daya tahan hingga 80 jam.
  • Galaxy Watch9: Baterai 445 mAh, dapat digunakan hingga 40 jam.

Kombinasi antara teknologi silicon-carbon dan peningkatan kapasitas baterai ini menjadikan perangkat Galaxy terbaru menawarkan daya tahan baterai yang lebih lama tanpa mengorbankan desain yang ramping. Samsung juga telah memperkenalkan sistem pengisian baru yang memungkinkan kedua sel baterai Galaxy Z Fold8 Ultra diisi secara efisien, mencapai 67% hanya dalam waktu 30 menit dari keadaan kosong.

Kesimpulan

Dengan adopsi teknologi baterai silicon-carbon, Samsung menunjukkan komitmennya untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya meningkatkan performa tetapi juga memperhatikan desain. Perangkat terbaru ini menawarkan daya tahan yang lebih baik, menjadikannya pilihan menarik bagi konsumen yang menginginkan smartphone dan smartwatch berkapasitas tinggi.

Sumber: https://inet.detik.com/consumer/d-8586169/samsung-akhirnya-pakai-baterai-silicon-carbon-di-hp-dan-smartwatch

Baca Juga

Advertisement