Pada tahun 2028, Sony akan menghentikan produksi game fisik untuk konsol PlayStation. Keputusan ini diambil berdasarkan alasan ekonomi yang cukup jelas. Meskipun banyak game yang dirilis, hanya sedikit yang benar-benar berhasil di pasaran.
Penjualan Game Fisik yang Mengejutkan
Menurut seorang analis industri, Mat Piscatella, hanya ada tujuh game fisik PlayStation yang terjual lebih dari 100.000 unit. Data ini mencakup semua game dan semua publikasi di berbagai platform PlayStation yang diambil dari sumber Circana.
Respon Gamer Terhadap Pernyataan Analis
Pernyataan Piscatella ini memicu berbagai reaksi dari kalangan gamer. Banyak yang merasa skeptis dan ingin tahu lebih banyak tentang informasi penjualan. Salah satu komentar menarik menyebutkan bahwa mengetahui total penjualan adalah kunci untuk memahami konteks angka tersebut.
Tren Penjualan Game Fisik yang Menurun
Jika angka yang disampaikan Piscatella valid, maka ini menunjukkan bahwa kondisi game fisik sangat memprihatinkan. Beberapa platform gaming mungkin akan mengikuti jejak Sony jika tren ini terus berlanjut. Banyak gamer yang mulai beralih ke versi digital, yang lebih praktis dan mudah diakses.
Strategi Baru Sony untuk Masa Depan
Untuk mengadaptasi perubahan ini, Sony telah mengubah strategi produksi mereka. Mereka menginvestasikan USD 35 juta untuk memperbarui fasilitas produksi cakram game di Thalgau, Austria, yang mampu memproduksi sekitar 600 ribu cakram setiap hari. Setelah tahun 2028, semua game baru akan dijual secara digital melalui PlayStation Store.
Dengan langkah ini, Sony menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi perubahan dalam industri game dan berfokus pada platform digital yang semakin mendominasi.
Sumber: https://inet.detik.com/games-news/d-8588420/ternyata-cuma-7-game-fisik-playstation-yang-laku-lebih-dari-100-ribu-copy



