Beranda › Strategi Item Anti-Tank di Game MOBA dan Dampaknya

Strategi Item Anti-Tank di Game MOBA dan Dampaknya

7/23/2026
Strategi Item Anti-Tank di Game MOBA dan Dampaknya

Dalam dunia game MOBA, peran tank sangat vital. Mereka bertugas untuk menahan serangan dan melindungi tim. Namun, seiring perkembangan permainan, item-item anti-tank mulai muncul, mengubah cara bermain para pemain tank.

Pentingnya Daya Tahan Tank

Tank dirancang untuk memiliki daya tahan tinggi, tetapi mereka tetap harus dapat dikalahkan. Para pengembang game menyadari bahwa keseimbangan ini penting, sehingga mereka menciptakan item anti-tank yang memberikan kerusakan berdasarkan HP target. Dengan begitu, meskipun tank memiliki HP yang besar, mereka tetap bisa ditumbangkan.

Item Anti-Tank yang Populer

Di berbagai game MOBA, ada beberapa item anti-tank yang terkenal. Misalnya, di League of Legends ada Blade of the Ruined King, sementara di Arena of Valor terdapat Fafnir's Talon. Untuk Honor of Kings, item yang digunakan adalah Doomsday, dan di Mobile Legends, ada Demon Hunter Sword. Semua item ini memiliki fungsi serupa: memberikan tambahan damage berdasarkan HP musuh.

Dampak Item Anti-Tank terhadap Strategi Permainan

Dengan adanya item-item ini, pemain tank harus memikirkan kembali strategi mereka. Sebelumnya, memiliki HP yang besar adalah keuntungan, tetapi sekarang hal itu bisa menjadi kelemahan. Misalnya, tank dengan HP 12.000 akan menerima damage tambahan yang signifikan dibandingkan dengan tank yang memiliki HP 6.000 saat diserang oleh item anti-tank.

Menghadapi Tantangan Baru

Pemain sering kali beranggapan bahwa item anti-tank akan mudah ditembus oleh armor tank. Namun, kenyataannya, damage tambahan tetap bersifat fisik, yang berkurang seiring meningkatnya pertahanan fisik target. Kombinasi kecepatan serangan tinggi dan item armor penetration juga membuat tank lebih rentan.

Oleh karena itu, pengembang game harus terus menyeimbangkan item anti-tank agar tidak merusak variasi build dan permainan. Misalnya, Riot Games telah mengurangi persentase damage dari item Blade of the Ruined King untuk memberikan ruang bagi pemain tank.

Dalam menghadapi tantangan ini, beberapa pengembang mulai mempertimbangkan ide baru, seperti menghitung persentase serangan berdasarkan HP tambahan yang dibeli dari item, dan bukan total HP bawaan hero. Ini diharapkan dapat menghukum pemain yang menumpuk HP tanpa merugikan hero dengan basis HP tinggi.

Dengan semua perubahan ini, persaingan antara item anti-tank dan tank menciptakan dinamika baru dalam permainan, memengaruhi meta dan gaya bermain yang ada.

Sumber: https://www.esports.id/read/item-anti-tank-di-moba-mengapa-tank-harus-mengubah-build-untuk-bertahan-19090

Advertisement