Setelah berbulan-bulan rumor dan bocoran, Google akhirnya memperkenalkan serangkaian Googlebook pertama yang didukung oleh Android. Peluncuran sistem operasi laptop baru ini menimbulkan pertanyaan mengenai masa depan ChromeOS serta banyak laptop yang saat ini menjalankan sistem operasi tersebut.
Komitmen Google Terhadap Chromebook
Google menegaskan bahwa Chromebook yang sudah ada di pasaran akan terus mendapatkan pembaruan selama periode dukungan yang dijanjikan. Dalam pengumuman yang dipublikasikan di pusat bantuan pekan lalu, Google menyebutkan bahwa banyak perangkat Chromebook terbaru akan memenuhi syarat untuk beralih dari ChromeOS ke Googlebook OS.
Proses Transisi yang Masih Misterius
Sampai saat ini, Google belum memberikan banyak informasi mengenai proses transisi ini. Mereka menyatakan bahwa informasi lebih lanjut mengenai cara beralih dan perangkat mana saja yang akan memenuhi syarat untuk melakukan peralihan akan segera dibagikan. Hal ini menimbulkan rasa penasaran di kalangan pengguna yang menunggu kepastian lebih lanjut.
Koeksistensi Chromebook dan Googlebook
Berdasarkan informasi yang telah beredar, tampaknya Chromebook dan Googlebook akan dapat hidup berdampingan untuk waktu yang cukup lama. John Maletis, Wakil Presiden ChromeOS, menyatakan pada bulan Mei bahwa pengembangan Chromebook baru masih berlangsung. Meskipun dari sudut pandang merek, situasi ini bisa membingungkan, dengan ChromeOS dan Googlebook OS yang terlihat mirip dan menawarkan fungsi serupa.
Ketersediaan Googlebook Pertama
Gelombang pertama Chromebook dari beberapa merek seperti Acer, Lenovo, dan Dell dijadwalkan akan tersedia mulai awal Oktober. Ini menandai langkah penting dalam evolusi produk Google di dunia laptop dan memberikan harapan bagi pengguna yang ingin beralih ke Googlebook di masa depan.
Sumber: https://www.androidauthority.com/chromebook-to-googlebook-3716355/



