AMD Kembali Hadir dengan Prosesor Lawas di Computex 2026
Ajang Computex 2026 di Taiwan kali ini menjadi sorotan banyak pihak, terutama para penggemar teknologi komputer. Di tengah krisis kelangkaan komponen yang melanda industri PC, AMD justru mengambil langkah yang berbeda dari biasanya. Alih-alih menghadirkan produk-produk terbaru dengan spesifikasi yang menguras kantong, AMD merilis ulang beberapa komponen lama yang masih relevan dengan dukungan penuh untuk pengguna di masa depan.
Strategi Berbeda di Tengah Krisis
Dalam situasi di mana banyak produsen berlomba-lomba menawarkan teknologi terbaru, AMD justru memilih untuk meluncurkan kembali beberapa prosesor yang sudah ada sebelumnya. Langkah ini menunjukkan bahwa mereka memahami kebutuhan pengguna yang ingin melakukan upgrade tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membeli motherboard baru. Dengan janji untuk mendukung soket AM5 hingga tahun 2029, AMD memberikan kelegaan bagi para perakit PC yang ingin tetap menggunakan komponen mereka tanpa harus mengganti motherboard.
Perayaan Satu Dekade AM4
Untuk merayakan satu dekade penggunaan soket AM4, AMD meluncurkan Ryzen 7 5800X3D "10th Anniversary". Prosesor ini ditujukan bagi gamer yang masih setia dengan platform AM4 dan akan dijual dengan harga sekitar USD 349 (sekitar Rp 5,6 juta). Prosesor ini diharapkan bisa menjadi pilihan menarik, terutama bagi mereka yang mencari performa tinggi tanpa harus berpindah ke soket baru.
Pengenalan Chip Baru yang Terjangkau
Bagi mereka yang merasa sudah saatnya beralih ke platform AM5, AMD juga menawarkan Ryzen 7 7700X3D dengan harga USD 330 (sekitar Rp 5,3 juta). Prosesor ini merupakan versi turunan dari Ryzen 7800X3D yang sangat populer di kalangan gamer. Meskipun performanya sedikit lebih rendah dibandingkan dengan 7800X3D, Ryzen 7 7700X3D tetap menawarkan efisiensi daya yang baik berkat teknologi 3D V-Cache.
GPU RX 9070 GRE: Pilihan Alternatif yang Menarik
Selain prosesor, AMD juga memperkenalkan kartu grafis Radeon RX 9070 GRE, yang sebelumnya hanya rilis di pasar China. Kini, kartu grafis ini akan tersedia di berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, dengan harga mulai dari USD 549 (sekitar Rp 8,8 juta). Meskipun harga ini seharusnya ditujukan untuk versi standar RX 9070 yang lebih bertenaga, model GRE ini bisa menjadi pilihan alternatif yang lebih terjangkau mengingat keadaan pasar GPU yang masih tidak stabil.
Dengan langkah-langkah ini, AMD menunjukkan bahwa mereka tetap berkomitmen untuk memberikan pilihan yang ekonomis bagi para gamer dan pengguna PC. Di tengah lonjakan harga komponen yang terus meningkat, kehadiran produk-produk "daur ulang" ini bisa menjadi solusi bagi banyak orang yang ingin tetap mendapatkan performa tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Sumber: https://inet.detik.com/consumer/d-8515737/amd-rilis-ulang-prosesor-jadul-di-computex-2026



