Beranda › Kenaikan Harga Memori Pengaruhi Pasar Smartphone Murah

Kenaikan Harga Memori Pengaruhi Pasar Smartphone Murah

7/15/2026
Kenaikan Harga Memori Pengaruhi Pasar Smartphone Murah

Pasar smartphone murah saat ini tengah menghadapi tantangan berat akibat kenaikan harga chip memori DRAM dan NAND. Menurut analisis dari firma riset pasar Omdia, kondisi ini diperkirakan akan berlanjut sepanjang tahun 2026, membuat produsen kesulitan dalam mempertahankan harga jual perangkat mereka.

Dampak Kenaikan Harga Memori

Kenaikan harga memori telah menyebabkan biaya produksi smartphone meningkat secara signifikan. Omdia memperkirakan bahwa pengiriman smartphone dengan harga di bawah 400 dollar AS (sekitar Rp 7,1 juta) akan mengalami penurunan lebih dari 22 persen secara global pada tahun 2026 dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini membuat banyak produsen mulai mengurangi fokus mereka pada segmen smartphone murah.

Keputusan Vendor dan Strategi Harga

Beberapa produsen seperti Transsion, Oppo, Vivo, Honor, dan Xiaomi terpaksa menaikkan harga produk mereka untuk menjaga margin keuntungan. Namun, hal ini berisiko menurunkan permintaan karena konsumen di segmen ini cenderung lebih sensitif terhadap kenaikan harga. Akibatnya, banyak vendor mulai mundur dari segmen smartphone yang lebih terjangkau.

Perubahan Struktur Biaya Produksi

Omdia mencatat bahwa lonjakan harga DRAM dan NAND telah mengubah struktur biaya produksi smartphone secara drastis. Pada kuartal I-2026, biaya memori menyumbang sekitar 59 persen dari total biaya produksi smartphone di bawah 400 dollar AS. Untuk perangkat yang harganya di bawah 99 dollar AS, angkanya bahkan mencapai 64 persen. Sebelumnya, pada kuartal III-2025, kontribusi biaya memori hanya sekitar 31-32 persen.

Tren Pasar Smartphone Global

Secara keseluruhan, Omdia memprediksi bahwa pasar smartphone global akan menyusut sekitar 12 persen pada tahun 2026. Penurunan ini terutama dipicu oleh melemahnya permintaan di segmen smartphone murah. Di sisi lain, pengiriman smartphone dengan harga di atas 400 dollar AS diproyeksikan masih tumbuh sekitar 5,7 persen. Para produsen kini lebih fokus pada pengembangan smartphone kelas menengah dan premium yang dianggap lebih menguntungkan.

Dengan semua perubahan ini, jelas bahwa industri smartphone menghadapi periode yang penuh tantangan. Para konsumen dan produsen harus beradaptasi dengan kondisi pasar yang terus berubah.

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/07/14/19020007/harga-memori-makin-mahal-hp-murah-bakal-makin-jarang-di-pasaran

Baca Juga

Advertisement