Advertisement
Beranda › LG Diperkirakan Akan Tinggalkan Bisnis Televisi Setelah 60 Tahun

LG Diperkirakan Akan Tinggalkan Bisnis Televisi Setelah 60 Tahun

5/28/2026

LG Mungkin Menutup Usaha Pembuatan TV Setelah Hampir 60 Tahun

Dalam perkembangan yang mengejutkan di dunia teknologi konsumen, LG mungkin sedang bersiap untuk meninggalkan bisnis televisi. Menurut laporan dari EBN, perusahaan asal Korea Selatan ini baru-baru ini melakukan pembicaraan mengenai rencana restrukturisasi untuk divisi TV mereka dengan raksasa elektronik China, Hisense. Salah satu opsi yang dibahas adalah kemungkinan penjualan penuh bisnis TV LG.

Kemungkinan Kerjasama dengan Hisense

Laporan tersebut mengindikasikan bahwa para eksekutif LG telah melakukan perjalanan ke Beijing untuk bertemu dengan pejabat senior Hisense, guna membahas masa depan TV LG. Namun, hingga saat ini, baik LG maupun Hisense belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kesepakatan tersebut, sehingga sulit untuk memverifikasi klaim ini.

Meski demikian, kabar tentang kemungkinan LG keluar dari bisnis TV merupakan berita besar yang mengguncang industri. Sebagai salah satu nama terkemuka dalam dunia televisi selama beberapa dekade, keputusan ini pasti akan mempengaruhi banyak penggemar dan konsumen setia LG.

Sejarah Panjang LG dalam Industri Televisi

LG memiliki sejarah panjang dalam industri televisi yang dimulai sejak tahun 1966, saat pendahulunya, GoldStar, meluncurkan TV hitam-putih pertama di Korea. Jika LG benar-benar memutuskan untuk keluar dari bisnis TV, ini akan menandai akhir dari hampir 60 tahun sejarah pembuatan TV oleh perusahaan ini.

Fan Android pasti masih ingat dengan perasaan yang sama saat LG memutuskan untuk menutup bisnis smartphone mereka pada tahun 2021 setelah mengalami kerugian selama bertahun-tahun. Pada saat itu, LG mengumumkan bahwa mereka ingin fokus pada sektor yang lebih menguntungkan, seperti komponen mobil listrik, rumah pintar, dan robotika. Laporan terbaru ini menunjukkan bahwa strategi yang sama mungkin akan diterapkan pada bisnis TV mereka.

Perubahan Pasar TV Pintar

Waktu yang dipilih LG untuk mempertimbangkan langkah ini juga mencerminkan perubahan yang terjadi di pasar TV pintar. Belum lama ini, Sony juga menjual sebagian besar saham di bisnis TV mereka kepada TCL, yang bersama dengan Hisense, dengan cepat mendapatkan pangsa pasar berkat harga yang agresif dan kualitas yang semakin baik. Menurut firma riset pasar Omdia, TCL dan Hisense kini menguasai pangsa pengiriman TV global sebesar 14% dan 12,5%, masing-masing, yang memberikan tekanan besar pada merek-merek seperti LG dan Samsung.

Masa Depan LG di Bidang Hiburan

Walaupun LG mungkin mundur dari pembuatan TV, perusahaan ini tetap bisa terlibat dalam industri hiburan dengan cara lain. EBN melaporkan bahwa LG bisa lebih fokus pada platform webOS dan layanan perangkat lunak untuk monitor, sistem otomotif, serta tampilan pintar, alih-alih memproduksi TV secara langsung. Ini menunjukkan bahwa meskipun mereka mungkin meninggalkan bisnis TV, LG tidak akan sepenuhnya keluar dari dunia hiburan yang telah menjadi bagian dari identitas mereka.

Dengan segala kemungkinan yang ada, masa depan LG di industri teknologi tetap menarik untuk diperhatikan. Apakah mereka akan benar-benar meninggalkan pasar TV atau akan berfokus pada inovasi di bidang lainnya? Hanya waktu yang akan menjawab pertanyaan ini.

Sumber: https://www.androidauthority.com/lg-tv-business-shutdown-3671902/

Baca Juga

Advertisement