Pengguna Instagram mungkin pernah mengalami situasi di mana konten dari akun yang sama muncul berulang kali di beranda mereka, meskipun telah dilewati sebelumnya. Kejadian ini sering kali menimbulkan pertanyaan, apakah ini merupakan suatu bug dalam sistem? Ternyata, hal ini bukanlah masalah teknis, melainkan bagian dari strategi aplikasi dalam menampilkan konten kepada pengguna.
Pernyataan dari Head of Instagram
Adam Mosseri, Head of Instagram, menjelaskan fenomena ini melalui kanal 'Instagram Advice'. Dalam unggahannya, ia menyatakan bahwa Instagram memiliki cara untuk menampilkan kembali postingan yang pernah dilewati pengguna, khususnya untuk konten yang berformat carousel. Konten carousel ini memungkinkan pengguna untuk mengunggah beberapa foto dalam satu postingan.
Bagaimana Cara Kerja Pengulangan Konten?
Ketika pengguna melewati sebuah carousel tanpa berinteraksi, Instagram akan menampilkannya kembali di lain waktu, namun mulai dari slide yang berbeda. Hal ini bertujuan agar pengguna dapat melihat foto atau video yang mungkin mereka lewatkan sebelumnya. Dengan metode ini, konten dari akun yang sama dapat muncul kembali jika pengguna tidak memberikan interaksi pada tayangan sebelumnya.
Manfaat untuk Kreator Konten
Meskipun Mosseri tidak menjelaskan secara rinci alasan di balik mekanisme ini, logika di baliknya cukup jelas. Instagram ingin 'menghargai' konten yang dibuat oleh pengguna, terutama pada postingan carousel. Setiap slide dalam carousel memiliki nilai unik yang mungkin tidak diketahui oleh pengguna jika hanya dilewati. Oleh karena itu, Mosseri mendorong para kreator untuk membuat setiap slide dalam carousel menarik dan informatif.
Tips untuk Membuat Konten Carousel yang Menarik
Agar konten Anda tetap mendapatkan perhatian, pastikan setiap foto atau video dalam carousel memiliki daya tarik tersendiri. Dengan cara ini, ketika carousel ditampilkan kembali, pengguna akan lebih mungkin untuk melihat dan berinteraksi dengan konten yang Anda sajikan. Format carousel ini sendiri bukanlah yang baru di Instagram, melainkan telah diperkenalkan sejak tahun 2017 dan terus berkembang hingga saat ini.
Dengan memperluas batasan jumlah foto atau video dalam satu unggahan menjadi 20 pada tahun 2024, Instagram memberikan lebih banyak peluang bagi pengguna untuk menyampaikan cerita dan informasi dalam format yang lebih kaya.
Jadi, bagi Anda yang aktif di platform ini, penting untuk memahami cara kerja algoritma Instagram agar konten Anda dapat menjangkau lebih banyak audiens.
Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/08/23/19020077/instagram-sering-tampilkan-lagi-postingan-yang-sudah-di-skip-ternyata-bukan-bug



