Beranda › Penetrasi Smartphone di Indonesia Masih Rendah, Mengapa?

Penetrasi Smartphone di Indonesia Masih Rendah, Mengapa?

8/21/2026
Penetrasi Smartphone di Indonesia Masih Rendah, Mengapa?

Penggunaan smartphone di Indonesia saat ini menunjukkan angka yang mengejutkan. Meskipun perangkat ini sudah menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, laporan terbaru dari GSMA mengungkapkan bahwa penetrasi smartphone di tanah air masih belum mencapai angka yang diharapkan.

Penetrasi Smartphone di Indonesia

Menurut laporan Mobile Economy Asia Pacific 2026 yang dirilis oleh Global System for Mobile Communications Association (GSMA), penetrasi smartphone di Indonesia baru mencapai 59 persen. Hal ini berarti masih ada sekitar 4 dari setiap 10 orang di Indonesia yang belum menggunakan smartphone.

Data yang Mencolok dari GSMA

Julian Gorman, Head of Asia Pacific GSMA, menjelaskan bahwa angka ini menunjukkan masih ada ruang yang cukup besar untuk meningkatkan penggunaan smartphone di Indonesia. Meskipun smartphone telah menjadi pintu gerbang utama untuk akses berbagai layanan digital, seperti komunikasi, pendidikan, dan perdagangan elektronik, tidak semua lapisan masyarakat dapat menikmatinya.

Faktor Penyebab Rendahnya Penggunaan Smartphone

Rendahnya penetrasi smartphone dapat dihubungkan dengan beberapa faktor. Pertama, data penetrasi 59 persen ini diambil dari total populasi, termasuk anak-anak dan kelompok yang belum memiliki perangkat sendiri. Kedua, ada juga kesenjangan pemanfaatan internet seluler atau yang dikenal dengan istilah usage gap.

Usage Gap dan Konektivitas Internet di Indonesia

GSMA mencatat bahwa jaringan internet seluler telah menjangkau sekitar 98 persen populasi Indonesia. Ini berarti hanya sekitar 2 persen penduduk yang masih tinggal di wilayah tanpa jangkauan internet seluler. Namun, terdapat usage gap sebesar 21 persen di kalangan penduduk dewasa, yang merujuk pada mereka yang tinggal di wilayah terjangkau jaringan tetapi belum menggunakan internet.

Secara keseluruhan, data GSMA menunjukkan bahwa sekitar 77 persen penduduk dewasa Indonesia telah menggunakan internet. Hal ini menunjukkan bahwa tantangan konektivitas di Indonesia bukan hanya sekadar membangun jaringan, tetapi juga meningkatkan adopsi teknologi di kalangan masyarakat.

Sumber: https://tekno.kompas.com/read/2026/08/20/17590007/4-dari-10-orang-indonesia-ternyata-belum-pakai-smartphone

Baca Juga

Iklan