Pembaca ebook yang menggunakan Kindle mungkin merasa kecewa dengan dua pembaruan terbaru dari Amazon. Pembaruan ini menyangkut Digital Rights Management (DRM) dan juga pengaturan pinjaman buku melalui aplikasi Libby. Mari kita bahas lebih dalam mengenai perubahannya.
Pembaruan DRM yang Menyulitkan
Amazon baru saja meluncurkan pembaruan untuk Kindle Oasis yang membuat proses penghapusan DRM dari ebook menjadi lebih sulit. Bagi yang belum tahu, DRM adalah teknologi yang digunakan untuk mengenkripsi konten digital. Ini dirancang oleh penerbit dan pemegang hak cipta untuk mengontrol penggunaan, modifikasi, dan distribusi produk.
Sebelumnya, ada berbagai alat yang bisa digunakan untuk menghapus DRM dari ebook Kindle, tetapi kini kebanyakan dari alat tersebut tidak lagi berfungsi. Perubahan ini membuat Kindle Oasis sejajar dengan model Kindle lainnya yang juga telah menerapkan sistem DRM yang lebih ketat. Saat ini, satu-satunya model Kindle yang masih mendukung metode DRM lama adalah Kindle Voyage.
Pembatasan Pinjaman Buku di Libby
Pembaruan kedua yang mungkin mengecewakan pengguna adalah penutupan celah yang sebelumnya ada dalam sistem pinjaman buku Libby. Celah ini memungkinkan pengguna untuk mempertahankan akses ke buku yang dipinjam setelah tanggal jatuh tempo dengan cara mengaktifkan mode pesawat.
Namun, kini banyak pengguna melaporkan di Reddit bahwa mereka tidak lagi dapat mengakses buku yang mereka pinjam saat mode pesawat diaktifkan. Mereka kini diminta untuk menghidupkan Wi-Fi untuk bisa membaca buku mereka. Dengan kata lain, cara lama untuk mempertahankan ebook tidak lagi berfungsi.
Reaksi Pengguna di Media Sosial
Perubahan ini tentunya tidak diterima dengan baik oleh banyak pengguna. Di platform Reddit, banyak pengguna yang menyatakan ketidakpuasan mereka terhadap pembaruan ini. Mereka merasa bahwa akses yang lebih ketat ini mengurangi pengalaman membaca yang seharusnya menyenangkan.
Pengguna merasa dirugikan karena mereka tidak dapat lagi menikmati kebebasan yang sebelumnya ada dalam menggunakan ebook. Hal ini menimbulkan berbagai reaksi negatif, dan banyak yang berharap Amazon akan mempertimbangkan kembali kebijakan ini di masa depan.
Kesimpulan
Dengan dua pembaruan penting ini, Amazon tampaknya berusaha untuk memperketat kontrol atas konten digital yang ada di platformnya. Meskipun langkah-langkah ini bertujuan untuk melindungi hak cipta, banyak pengguna yang merasa bahwa kebijakan tersebut mengurangi kenyamanan dalam menikmati ebook mereka. Seiring dengan berkembangnya teknologi, semoga ada solusi yang lebih baik untuk pengguna Kindle di masa depan.
Sumber: https://www.androidauthority.com/kindle-toughens-drm-ends-libby-loophole-3700600/



