Ultrahuman Luncurkan Cincin Pintar Terbaru dengan Daya Tahan Baterai Luar Biasa
Pagi ini, Ultrahuman resmi memperkenalkan produk terbaru mereka, Ultrahuman Ring PRO, yang merupakan generasi ketiga dari cincin pintar mereka. Cincin ini menawarkan sejumlah peningkatan signifikan, terutama dalam hal daya tahan baterai yang mengesankan. Menurut pernyataan perusahaan, Ultrahuman Ring PRO dapat bertahan hingga 15 hari hanya dengan sekali pengisian daya, sebuah spesifikasi yang melampaui produk terbaru dari Oura.
Inovasi Pengisian Daya dengan PRO Charging Case
Salah satu bagian penting dari cerita daya tahan baterai ini terletak di luar cincin itu sendiri. Ultrahuman memperkenalkan PRO Charging Case yang dirancang untuk memperpanjang waktu penggunaan total hingga 45 hari. Charging case ini tidak hanya mendukung pengisian daya nirkabel Qi, tetapi juga menggunakan sistem docking magnetis yang dirancang untuk menghasilkan lebih sedikit panas dibandingkan dengan pengisian daya nirkabel konvensional.
Charging case ini juga memiliki kemampuan untuk menyimpan sejumlah besar data cincin, mempercepat pembaruan perangkat lunak melalui konektivitas langsung, dan dilengkapi dengan speaker built-in yang dapat membantu menemukan cincin saat hilang.
Desain dan Fitur Canggih pada Ultrahuman Ring PRO
Tidak hanya soal daya tahan baterai, Ultrahuman Ring PRO juga mengalami peningkatan hardware yang signifikan. Cincin ini kini memiliki bodi titanium yang tersedia dalam beberapa pilihan warna menarik, seperti Bionic Gold, Space Silver, Aster Black, dan Raw Titanium. Selain itu, Ultrahuman juga memperkenalkan sensor detak jantung yang dirancang ulang untuk meningkatkan akurasi, terutama saat pengguna sedang tidur.
Cincin pintar ini menggunakan prosesor dual-core baru yang memungkinkan pemrosesan data di perangkat berlangsung lebih cepat. Ultrahuman mengklaim bahwa cincin ini dapat menyimpan hingga 250 hari data kesehatan secara lokal, sehingga pengguna tetap dapat melacak kesehatan mereka meskipun perangkat tidak terhubung secara rutin.
Integrasi AI melalui Jade untuk Analisis Data Kesehatan
Selaras dengan peningkatan hardware, Ultrahuman juga meluncurkan Jade, sebuah lapisan perangkat lunak AI yang menganalisis data di seluruh ekosistem perusahaan. Jade menggabungkan metrik yang dihasilkan oleh cincin dengan informasi dari produk monitoring kesehatan lainnya, seperti pengujian darah dan pemantauan glukosa. Ini memungkinkan Jade untuk memberikan rekomendasi yang relevan serta memicu fitur-fitur seperti latihan pernapasan dan pemberitahuan detak jantung.
Pembaruan platform Jade ini akan tersedia secara global untuk pengguna yang sudah ada. Dengan inovasi ini, Ultrahuman semakin memperkuat posisinya di pasar cincin pintar yang kompetitif.
Peluncuran Global dan Tantangan Hukum yang Dihadapi
Peluncuran Ultrahuman Ring PRO datang di tengah tantangan hukum yang sedang berlangsung yang mempengaruhi pasar cincin pintar. Sebuah keputusan paten baru-baru ini di AS yang melibatkan Oura Health telah membatasi kemampuan Ultrahuman untuk mengimpor dan menjual cincin di dalam negeri, sehingga fokus utama mereka kini adalah pasar internasional.
Ring PRO ini akan tersedia secara global dengan pra-pesanan yang dibuka hari ini, namun sayangnya tidak akan diluncurkan di Amerika Serikat. Cincin ini dipasarkan dengan harga $479, dengan pengiriman diharapkan dimulai pada bulan Maret mendatang. Harga ini lebih tinggi dibandingkan dengan flagship Oura yang dijual seharga $399, namun sudah termasuk charging case. Sebagai perbandingan, Oura mengenakan biaya tambahan $99 untuk charging case mereka. Menariknya, pengalaman inti menggunakan Ultrahuman Ring PRO tidak memerlukan langganan tambahan.
Dengan semua fitur dan inovasi yang ditawarkan, Ultrahuman Ring PRO berpotensi menjadi pesaing kuat di pasar cincin pintar, membawa berbagai kemudahan dan keunggulan bagi penggunanya.
Sumber: https://www.androidauthority.com/ultrahuman-ring-pro-launch-3645252/




