Advertisement
Beranda › Valve Naikkan Harga Steam Deck, Penggemar Pertanyakan Keputusan Ini

Valve Naikkan Harga Steam Deck, Penggemar Pertanyakan Keputusan Ini

5/29/2026

Valve Tinggalkan Dunia Game untuk Menjadi Komedian dengan Kenaikan Harga Steam Deck Sebesar $300

Pada tanggal 28 Mei 2026, Valve membuat pengumuman yang mengejutkan para penggemar game di seluruh dunia. Perusahaan ini mengumumkan kenaikan harga untuk perangkat gaming portabelnya yang terkenal, Steam Deck. Kenaikan harga ini mencapai 46% di Amerika Serikat, sebuah langkah yang sangat jarang terjadi dalam industri ini.

Kenaikan Harga yang Menakjubkan

Mulai hari ini, model Steam Deck dengan kapasitas penyimpanan 512GB OLED mengalami kenaikan harga dari $549 menjadi $789, yang berarti hampir 44% kenaikan. Sementara itu, model 1TB OLED melonjak dari $649 menjadi $949, yang membuatnya lebih mahal daripada PlayStation 5 Pro 2TB yang dijual seharga $899. Dengan harga yang semakin tinggi, banyak penggemar bertanya-tanya apakah perangkat ini masih layak untuk dibeli.

Di Balik Kenaikan Harga

Valve mengklaim bahwa kenaikan harga ini disebabkan oleh situasi harga memori yang sedang berlangsung. Namun, banyak yang merasa bahwa ada batasan seberapa jauh konsumen dapat bersabar dengan harga perangkat portabel yang sudah berusia empat tahun dan menggunakan perangkat keras yang berusia enam tahun. Banyak yang berpikir bahwa meminta orang untuk membayar lebih dari $780 untuk perangkat yang hanya mampu menjalankan permainan kasual dengan baik adalah hal yang tidak masuk akal.

Kondisi Pasar yang Sulit

Tahun lalu, Valve juga mengumumkan konsol rumahan yang setara dengan Steam Deck, yaitu Steam Machine. Sayangnya, perangkat ini belum terlihat di pasaran karena masalah harga yang sedang berlangsung. Dengan kondisi harga seperti ini, mungkin akan lebih baik jika Steam Machine tidak pernah diluncurkan, apalagi jika mengacu pada harga Steam Deck saat ini. Banyak penggemar mulai meragukan masa depan Valve di dunia gaming.

Perbandingan dengan Perangkat Lain

Dengan kenaikan harga yang drastis, Steam Deck kini berada pada level harga yang sama dengan Xbox ROG Ally dasar. Namun, di pasar ini, Steam Deck sebenarnya sedikit lebih murah dengan kinerja yang serupa, meskipun menggunakan chip yang sudah usang. Hal ini membuat banyak orang mempertanyakan apakah industri handheld gaming kini sedang berada dalam situasi yang lebih mirip dengan komedi daripada kompetisi serius.

Pengumuman Valve ini telah menimbulkan reaksi beragam di kalangan penggemar dan analis industri. Apakah langkah ini merupakan strategi cerdas atau justru menunjukkan ketidakpahaman perusahaan terhadap kondisi pasar? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

Sumber: https://www.gsmarena.com/valve_quits_gaming_to_pursue_standup_comedy_with_300_steam_deck_price_hike-news-73028.php

Baca Juga

Advertisement