Kemitraan antar organisasi esports semakin berkembang sebagai strategi baru untuk membangun komunitas global. Salah satu contohnya adalah kolaborasi antara ONIC Esports dan Ninjas in Pyjamas (NIP) yang resmi diluncurkan dalam kampanye bertajuk Rise as One menjelang Esports World Cup (EWC) 2026.
Menjalin Persahabatan Melalui Spiko
Daripada hanya fokus pada persaingan di arena permainan, ONIC dan NIP memperkenalkan Spiko, maskot kolaboratif yang mencerminkan persahabatan sekaligus rivalitas yang sehat antara kedua organisasi esports dengan basis penggemar yang besar di Asia dan Eropa. Spiko menjadi simbol dari kolaborasi ini selama gelaran Esports World Cup 2026.
Rivalitas yang Menghubungkan Komunitas
Kedua organisasi ingin menunjukkan bahwa rivalitas tidak selalu berujung pada permusuhan. Sebaliknya, persaingan dapat berfungsi sebagai jembatan untuk memperkuat hubungan antarkomunitas dan memperkuat ekosistem esports secara global. Dengan pesan Rise as One, ONIC dan NIP ingin mengubah perspektif tentang rivalitas, dari sekadar menang atau kalah menjadi dorongan untuk saling berkembang dan menginspirasi komunitas esports secara bersama-sama.
Aktivitas Komunitas Selama EWC 2026
Kolaborasi ONIC dan NIP tidak hanya terbatas pada peluncuran maskot. Selama Esports World Cup 2026, berbagai aktivitas akan diadakan untuk melibatkan komunitas. Beberapa program yang direncanakan bertujuan untuk mempererat hubungan antar penggemar dan memberikan pengalaman unik selama acara. Ini adalah langkah yang menunjukkan bahwa organisasi esports kini lebih fokus pada pengalaman komunitas di luar pertandingan kompetitif.
Membangun Jembatan Melalui Esports
Head of Branding & Marketing ONIC Esports, Boy Cancerio, menyatakan bahwa kolaborasi ini menawarkan cara baru untuk memahami rivalitas dalam industri esports. Ia menekankan pentingnya melibatkan komunitas dan menyebarkan semangat penggemar Indonesia ke panggung dunia melalui Esports World Cup. Sementara itu, COO Ninjas in Pyjamas, Grant Rousseau, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi ini, menilai Spiko sebagai simbol yang menyatukan dua komunitas dengan latar belakang berbeda namun memiliki kecintaan yang sama terhadap esports.
Dengan peluncuran Spiko, ONIC dan NIP menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bersaing untuk mencapai prestasi dalam permainan, tetapi juga berupaya untuk menciptakan pengalaman terbaik bagi komunitas. Kolaborasi ini menciptakan pendekatan baru yang menjadikan penggemar sebagai pusat dari setiap aktivitas. Dengan semangat Rise as One, kedua organisasi berharap Esports World Cup 2026 akan menjadi lebih dari sekadar kompetisi, tetapi juga momen untuk mempererat hubungan antar fanbase dan memperkuat ekosistem esports global.
Sumber: https://www.esports.id/read/onic-esports-gandeng-ninjas-in-pyjamas-lewat-spiko-satukan-fanbase-global-menuju-esports-world-cup-2026-18972



